HUBUNGI, KAMI SIAP ANTAR!

Sehat-Sinergis secara herbal, membangun kesehatan dan kesejahteraan bersama secara sehat sinergis. Bekerjasama dengan Synergy WordWide (Independent Distributor from United State of America) untuk selengkapnya untuk pembelian atau pemesanan dengan perjanjian hubungi Ibu Liong di nomor: 021-33431704 Hubungi kami di email: sehat.sinergis@gmail.com. Ada uang baru barang diantar. Carilah lebih dulu kesehatan, baru yang lainnya.

Minggu, 07 Mei 2017

INVESTASI: Investasi untuk Dana Pendidikan Anak (PRITA HAPSARI GHOZIE)

Tanggal 2 Mei kerap diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional di Indonesia. Pendidikan yang seharusnya menjadi hak semua orang ternyata masih belum dapat dinikmati secara merata oleh anak-anak di negara ini. Salah satu tantangan yang dihadapi adalah tingginya biaya pendidikan tinggi yang mungkin tidak dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat. Bahkan, berdasarkan riset tahun 2015, ketidakmampuan menyediakan dana pendidikan anak masih menempati urutan teratas kekhawatiran keuangan bagi setiap keluarga. Oleh sebab itu, berinvestasi untuk dana pendidikan anak menjadi hal bijak yang dilakukan dalam perencanaan keuangan keluarga.

Sebagai ibu dari dua anak, saya dan pasangan menempatkan dana pendidikan anak sebagai tujuan keuangan nomor 3 dalam rencana keuangan setelah tujuan membeli rumah tinggal dan dana pensiun. Mengapa demikian? Rumah tinggal adalah kebutuhan dasar manusia sehingga baiknya menempati urutan prioritas pertama. Sementara masa pensiun harus dipersiapkan dengan baik agar di masa tua hidup tetap sejahtera dan tidak menyusahkan anak keturunan. Karena itu, setelah rumah tinggal berhasil dimiliki 100 persen, prioritas dana pendidikan anak naik urutannya dalam rencana keuangan.

Rencana dana pendidikan anak memang sebaiknya dipersiapkan sejak anak sudah lahir. Pahami bahwa rencana bukan berupa produk keuangan, seperti tabungan dan asuransi. Rencana dana pendidikan anak berisi tujuan keuangan yang memuat berapa kebutuhan biaya pendidikan anak, kapan jatuh tempo dana, dan strategi investasi apa yang akan digunakan untuk mencapai target kebutuhan dana. Ada beberapa langkah untuk membuat rencana dana pendidikan anak, khususnya untuk pendidikan tinggi.

Pertama, menentukan kebutuhan biaya untuk perencanaan dana pendidikan. Orangtua sebaiknya berdiskusi untuk penentuan jenis pendidikan tinggi dan lokasinya. Sebagai contoh, pemilihan kuliah di Indonesia atau kuliah di luar negeri. Biaya pendidikan meliputi uang pangkal, uang semester, uang buku dan kebutuhan kuliah, serta uang biaya hidup. Untuk persiapan dana pendidikan di luar domisili tempat tinggal, biaya pindah kota pun mungkin harus dipertimbangkan. Penambahan sumber pemasukan dari beasiswa dapat juga dipertimbangkan sebagai pengurang biaya. Untuk mengetahui berapa jumlah kebutuhan biaya, riset melalui jejaring maya ataupun datang ke pameran pendidikan adalah alternatif caranya.

Setelah biaya untuk dana pendidikan bisa diperkirakan, langkah berikutnya adalah menghitung berapa biaya di masa depan dengan mempertimbangkan kenaikan biaya alias tingkat inflasi. Saat ini, terdapat variasi atas kenaikan biaya pendidikan, antara 5 persen dan 15 persen per tahun, bergantung pada universitas yang dipilih. Sebagai contoh, apabila anak hendak berkuliah di sebuah universitas negeri di Jakarta dengan biaya keseluruhan Rp 150 juta nilai saat ini, 10 tahun dari sekarang biayanya melonjak menjadi Rp 390 juta dengan asumsi kenaikan biaya 10 persen per tahun.

Kedua, menentukan kapan kebutuhan biaya harus dipenuhi. Sisa jangka waktu yang dimiliki sejak sekarang hingga jatuh tempo kebutuhan dana menjadi durasi persiapan dana pendidikan. Pahami bahwa untuk kebutuhan dana pendidikan satu anak saja dapat terdiri dari kebutuhan sekolah dasar, sekolah menengah, dan universitas. Dengan demikian, orangtua sebaiknya memenuhi kebutuhan tujuan keuangan tersebut dengan bantuan beberapa aset investasi.

Ketiga, memilih strategi investasi yang sesuai dengan jangka waktu investasi dan profil risiko orangtua. Secara umum, untuk memenuhi kebutuhan biaya dalam jangka di bawah 2 tahun, investor dapat menggunakan bantuan aset, seperti reksa dana pasar uang atau tabungan berjangka. Adapun untuk kebutuhan biaya dalam jangka di atas 2 tahun, investor dapat memilih aset yang sedikit lebih agresif, seperti reksa dana campuran, obligasi, atau bahkan yang berbasis saham. Namun, aset investasi, seperti properti ataupun bisnis, kurang disarankan untuk digunakan karena ada faktor risiko likuiditas.

Profil risiko investor juga akan memengaruhi pemilihan aset investasi dalam hal untuk kebutuhan dana di atas 2 tahun. Misalnya, rencana dana pendidikan untuk 5 tahun lagi akan dilakukan dua tipe investor. Bagi investor yang konservatif, pemilihan aset investasi sebaiknya mengambil risiko yang sedang, seperti reksa dana campuran berimbang atau obligasi. Sementara bagi investor yang agresif, masih dapat menerima risiko lebih tinggi dengan mempertimbangkan jenis aset investasi berbasis saham, seperti reksa dana campuran agresif ataupun reksa dana saham.

Berdasarkan asumsi jangka waktu dan asumsi potensi imbal hasil aset investasi, dapat dihitung kebutuhan dana untuk investasi. Meneruskan contoh kebutuhan biaya pendidikan untuk universitas negeri di Jakarta sebelumnya, apabila orangtua berprofil moderat, maka asumsi imbal hasil 10 persen dapat digunakan. Dengan demikian, perhitungan menghasilkan angka Rp 1,8 juta per bulan yang harus disisihkan untuk investasi dana pendidikan anak.

Keempat, memilih strategi untuk penyisihan sumber dana. Bagi investor yang bekerja dengan penghasilan tetap, metode terbaik adalah melakukan proses menabung dan investasi secara berkala setiap bulan. Dana ini dapat dialokasikan dari gaji bulanan, dan idealnya hanya perlu alokasi sekitar 10 persen dari gaji. Untuk investor yang bekerja dengan penghasilan tidak tetap, seperti pekerja lepas, proses menyisihkan setiap bulan kurang disarankan. Sebaiknya, saat mendapatkan penghasilan, maka langsung dialokasikan semaksimal mungkin untuk investasi dana pendidikan.

Kelima, memiliki proteksi keuangan bagi orangtua. Sebagai pencari sumber dana untuk rencana dana pendidikan anak, orangtua yang masih bekerja secara aktif sebaiknya memiliki perlindungan asuransi jiwa. Asuransi jiwa berfungsi untuk melindungi keluarga jika dalam perjalanan melakukan proses investasi, tiba-tiba investor meninggal sehingga pemasukan yang biasa diberikan ke rumah tangga dapat digantikan oleh uang pertanggungan. Jadi, jelas bahwa sebuah produk asuransi bukan berfungsi sebagai alat investasi, melainkan alat proteksi keuangan.

Demikian lima langkah sederhana untuk memiliki rencana dana pendidikan anak. Evaluasi perkembangan hasil investasi tetap dilakukan setidaknya sekali dalam setahun. Pastikan perencanaan dana pendidikan anak yang dilakukan sudah benar agar tujuan keuangan dapat tercapai karena anak-anak berhak mendapatkan pendidikan setinggi-tingginya. Live a Beautiful Life!

Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi 6 Mei 2017, di halaman 25 dengan judul "Investasi untuk Dana Pendidikan Anak".

Sent from my BlackBerry 10 smartphone on the Telkomsel network.

Tidak ada komentar:

Related Posts with Thumbnails

Synergy Worldwide, Andalkan Vital 3!

Synergy Worldwide, Andalkan Vital 3!
Synergy Worldwide, Andalkan Vital 3!

Skincare: The Revolution in Anti-Aging

Skincare: The Revolution in Anti-Aging
Dokumen Sehat Sinergis

Pilihan Investasi

Pilihan Investasi
Ada dua pilihan: jika Ikut Menjadi Member Bisnis Synergy
Word of the Day

Article of the Day

This Day in History

Today's Birthday

In the News

Quote of the Day

Spelling Bee
difficulty level:
score: -
please wait...
 
spell the word:

Match Up
Match each word in the left column with its synonym on the right. When finished, click Answer to see the results. Good luck!

 

Hangman

Hubungi, kami siap melayani anda:

Untuk info lanjut
hubungi:

Ibu Liong (021-33431704)


Sertifikasi Produk Synergy WorldWide

Produk -produk Synergy / NSP di Indonesia telah terdaftar pada Departemen Kesehatan RI dan memiliki izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM), serta memperoleh sertifikat Halal dari IFANCA (The Islamic Food and Nutrition Council of America) yang disahkan oleh LP POM MUI.