HUBUNGI, KAMI SIAP ANTAR!

Sehat-Sinergis secara herbal, membangun kesehatan dan kesejahteraan bersama secara sehat sinergis. Bekerjasama dengan Synergy WordWide (Independent Distributor from United State of America) untuk selengkapnya untuk pembelian atau pemesanan dengan perjanjian hubungi Ibu Liong di nomor: 021-33431704 Hubungi kami di email: sehat.sinergis@gmail.com. Ada uang baru barang diantar. Carilah lebih dulu kesehatan, baru yang lainnya.

Your Ad Here

Selasa, 28 Desember 2010

"Entrepreneurship" Ajarkan Kemandirian Bukan Sekadar Menjadi Pengusaha

Kewirausahaan menjadi jawaban bagi negara jika ingin meningkatkan kesejahteraan ekonomi warganya. Sayangnya, Indonesia belum memiliki sekolah entrepreneurship. Padahal dengan membangun jiwa kewirausahaan sejak dini, masyarakat bisa memberdayakan dirinya dan orang lain. Potensi kewirausahaan ini juga dimiliki para perempuan Indonesia untuk mengembangkan dirinya.

Berdasarkan perspektif inilah, pendiri PT Mustika Ratu, Mooryati Soedibyo, mengajak pemerintah, pihak swasta, maupun organisasi sosial untuk mengembangkan entrepreneurship di Indonesia.

"Entreprenuer adalah manusia yang mau mengembangkan kemampuan diri, potensi diri, mau mandiri tidak ketergantungan pada orang lain, memiliki harga diri, dan mampu membantu orang lain. Jiwa wirausaha seperti ini, kegigihan, dan kerja keras bisa dimiliki siapa saja. Siapa saja bisa mengembangkan entrepreneurship. Jadi semangatnya bukan jadilah pengusaha, tetapi jadilah sesuatu yang berguna dan mandiri," papar Mooryati kepada Kompas Female di Jakarta, sekaligus menyampaikan pesannya sepulang menghadiri pertemuan tahunan World Entrepreneurship Forum di EMLYON Business School, kota Lyon, Perancis beberapa waktu lalu.

Menurut Mooryati, wirausaha bisa memberdayakan perempuan, terutama ibu rumah tangga. Karena prinsipnya, wirausaha bukan sekadar mencetak pengusaha, tetapi membangun watak dan perilaku yang gigih dan mandiri. "Ibu rumah tangga, guru, mentri, pengusaha bisa menjadi entrepreneur. Ibu rumah tangga bisa membangun kemandirian dengan kekuatan yang ada. Menjalankan bisnis online dari rumah dengan memanfaatkan teknologi. Guru juga bisa menjadi entrepreneur dengan memanfaatkan fasilitas yang ada untuk mendukung pendidikan dan berguna bagi negara. Para profesor, doktor juga harus memiliki jiwa entrepreneurship karena jika tidak, mereka tak bisa mengajarkan kemandirian," papar Mooryati.

Masalahnya, semangat dan jiwa entrepreneurship ini belum mewabah di berbagai kalangan. Dikatakan oleh Mooryati, setiap orang membutuhkan dukungan untuk membangun dirinya. Termasuk dalam menumbuhkan kewirausahaan dalam setiap profesi yang dijalaninya.

"Apapun bisa dilakukan untuk memberdayakan diri karena kuncinya ada pada diri sendiri, pada sumber daya manusianya," lanjutnya.

Untuk mewujudkan pembangunan jiwa kewirausahaan ini, Mooryati bersama organisasi sosial yang digelutinya, Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS), berencana mengadakan pelatihan entrepreneurship ke berbagai kalangan.

"Metode Training of Trainers (ToT) bisa menjadi cara untuk menyebarkan isu pemberdayaan dan pembangunan entrepreneurship ini. Dua hari mengadakan workshop atau ToT menjadi bentuk kegiatannya," jelas Mooryati yang menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan DNIKS.   Melalu skema inilah, Mooryati  yakin pendidikan kewirausahaan bisa dikembangkan di berbagai kalangan dan profesi.
(Kompas.com)

Powered by Telkomsel BlackBerry®

Rabu, 22 Desember 2010

Para Pecundang selalu menunggu Bukti dan Para Pemenang Selalu Menjadi Bukti

 jangan menunggu bahagia baru tersenyum.tapi tersenyumlah, maka kamu kian bahagia

jangan menunggu kaya baru bersedekah.tapi bersedekahlah, maka kamu semakin kaya

jangan menunggu termotivasi baru bergerak.tapi bergeraklah, maka kamu akan termotivasi

jangan menunggu dipedulikan orang baru kamu peduli,tapi pedulilah dengan orang lain! maka kamu akan dipedulikan...

jangan menunggu orang memahami kamu baru kita memahami dia,tapi pahamilah orang itu, maka orang itu paham dengan kamu

jangan menunggu terinspirasi baru menulis.tapi menulislah, maka inspirasi akan hadir dalam tulisanmu

jangan menunggu proyek baru bekerja.tapi berkerjalah, maka proyek akan menunggumu

jangan menunggu dicintai baru mencintai.tapi belajarlah mencintai, maka kamu akan dicintai

jangan menunggu banyak uang baru hidup tenang,tapi hiduplah dengan tenang, Insya Allah bukan sekadar uang yang datang,

jangan menunggu contoh baru bergerak mengikuti.tapi bergeraklah, maka kamu akan menjadi contoh yang diikuti

jangan menunggu sukses baru bersyukur.tapi bersyukurlah, maka bertambah kesuksesanmu

jangan menunggu bisa baru melakukan,tapi lakukanlah! Kamu pasti bisa!

Para Pecundang selalu menunggu Bukti dan Para Pemenang Selalu Menjadi Bukti

Seribu kata mutiara akan dikalahkan Satu Aksi Nyata!

WAIT LESS DO MORE...!
(NN)
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Jumat, 17 Desember 2010

Konsumsi Sayur Kurangi Angka Kematian

Tahukah Anda bahwa kita bisa berkontribusi untuk menurunkan angka kematian dan kesakitan dengan cara mudah, yakni meningkatkan asupan sayur dan buah dalam menu harian kita?

Mengonsumsi lima porsi buah dan sayur setiap hari bisa mencegah 15.000 kematian dini, termasuk 7.000 kasus penyakit jantung koroner, 15.000 akibat kanker dan lebih dari 3.000 akibat stroke.

Meningkatkan asupan serat juga akan menyelamatkan 4.000 jiwa, demikian menurut para ahlid ari Oxford University. Angka kematian juga bisa dicegah dengan mengurangi konsumsi garam dan asupan lemak. Paling tidak 33.000 nyawa bisa diselamatkan jika jumlah orang yang makan serat secara nasional meningkat.

Studi yang dipublikasikan dalam Journal of Epidemiology and Community Health itu menganalisa kematian akibat stroke, kanker dan penyakit jantung koroner, dengan menghitung asupan makanan dan nutrisi. Penelitian juga dilakukan untuk melihat pengaruh pola makan pada angka kesakitan dan kematian dini antara tahun 2005 hingga 2007. ​(Kompas.com)

Powered by Telkomsel BlackBerry®

Rabu, 15 Desember 2010

Bercintalah Tiap Dua Hari Jika Ingin Hamil

Sudah mencoba cara alami untuk hamil, tetapi tanda-tanda datang bulan terlambat tak juga muncul? Tenanglah, Anda tak perlu panik. Pasangan yang sehat pun kadang harus menunggu beberapa tahun untuk bisa hamil.

Pembuahan terjadi ketika sebuah telur matang dan dilepaskan ke saluran telur. Setelah telur dilepaskan, Anda punya waktu 12 - 14 jam untuk menunggu telur "bertemu" dengan sperma. Bagi kebanyakan perempuan, ovulasi terjadi pada hari ke-14 - 16 setelah mens hari pertama, jadi pastikan Anda melakukan "kewajiban" Anda beberapa hari dan bulan sebelumnya. Ingin tahu kewajiban Anda tersebut?

Hindari olahraga terlalu berat   Ini bukan saatnya Anda mengejar target penurunan berat badan dan mengencangkan tubuh.

"Agar Anda berpeluang untuk hamil, maksimal berlatihlah aerobik selama setengah jam, lima kali seminggu. Anda juga bisa melakukan bentuk aerobik seperti jalan cepat atau berenang," kata Zita West, pakar fertilitas dan penulis buku Plan to Get Pregnant.

Menurut sebuah studio yang diterbitkan di jurnal Obstetrics & Gynaecology edisi 2007 disebutkan bahwa perbaikan dalam kebugaran kita sama efektifnya dengan pengurangan berat badan. "Latihan teratur bisa mengatur hormon-hormon dan siklus menstruasi Anda, dengan membantu Anda mencapai berat sehat dan mengurangi stres," ujar Dr Marilyn Glenville, mantan presiden Royal Society of Medicine's Health & Food Forum. Ia mengingatkan untuk tidak berolahraga berlebihan. Latihan lebih dari 15 jam seminggu bisa menghambat ovulasi, dan mengacaukan siklus menstruasi.

Cek angka sehat Anda

Coba periksa berapa indeks massa tubuh Anda. Angka di bawah 19 atau di atas 30 bisa mengganggu kesuburan. Perempuan yang underweight seringkali tidak mengalami menstruasi yang teratur, karena mereka berhenti berovulasi. Sedangkan perempuan yang overweight juga bisa mengalami masalah ovulasi, yang kadang-kadang disebabkan oleh PCOS (polycystic ovarian syndrome, atau sindrom ovarium polikistik). Kondisi inilah yang sering membuat perempuan sulit mengalami pembuahan.

Lupakan dulu diet Anda

Menurut Dr Glenville, jika Anda tergolong overweight, semakin tinggi angka berat badan Anda, semakin banyak masalah yang akan muncul. Sedangkan jika Anda underweight, buat target untuk mendapatkan IMT di angka 20-25 (maksimal 24). "Berhenti dulu dietnya, dan pilih makanan yang lebih sehat," katanya. Ketika berat badan kembali normal, tunggu tiga bulan sebelum melakukan program hamil. Sebab, orang underweight biasanya kekurangan gizi. Maka, Anda perlu melengkapi kebutuhan gizi Anda lebih dulu. Lebih rajin berhubungan intimBagaimana Anda bisa hamil kalau Anda hanya berhubungan intim dua minggu sekali atau sebulan sekali? Bisa saja sih, Anda beruntung hingga sekali berhubungan langsung jadi. Tetapi, peluangnya sangat kecil. Karena itu, kalahkan rasa mengantuk dan lelah sepulang dari kantor untuk lebih sering bercinta, khususnya sekitar masa subur Anda. Dimulai sejak hari ke-10 setelah mens hari pertama, berhubunganlah setiap dua hari sekali selama delapan hari (sampai hari ke-18). Bila tak ingin kelelahan, tidurlah lebih awal, lalu berhubunganlah pagi-pagi. Soal posisi, gaya missionary dengan ganjalan bantal di bawah pinggul masih efektif kok. Berbaringlah selama 20 menit setelah suami berejakulasi, untuk memberi waktu sperma mencapai saluran telur.

Makan dengan benarMaksudnya, menurut dokter spesialis kesuburan, Michael Dooley, mengatur pola makan adalah faktor yang paling dapat dikontrol untuk menjaga kesuburan. Apa yang kita makan memengaruhi tubuh kita. Jangan lupa sertakan buah dan sayuran, gandum utuh, protein tanpa lemak, dan ikan.

Perempuan hamil juga sering kekurangan zat besi, jadi Anda juga harus mengonsumsi daging merah, bayam (juga mengandung asam folat), dan buah kering. Hindari terlalu banyak vitamin A, yang bisa ditemukan di liver dan hati. Tuna juga sebaiknya tidak dikonsumsi terlalu sering, karena mengandung kadar merkuri yang tinggi. 

Akupunktur

Banyak dokter yang masih meragukan efektivitasnya, namun Dr Dooley mengatakan bahwa akupunktur bisa membantu mengatur ovulasi dan meningkatkan aliran darah ke rahim, sehingga meningkatkan peluang telur yang subur untuk tertanam. Zita West termasuk dokter yang juga menyarankan bantuan akupunktur ini. Pengobatan tradisional dari Cina ini juga bisa membantu mengurangi stres Anda, lho.

Rileks, dan berpasrah

Inilah faktor terbesar yang memengaruhi peluang Anda untuk hamil. Banyak pakar kesuburan percaya bahwa stres bisa membuat Anda sulit hamil. Latihan bernafas selama 10 menit saja sehari bisa membuat perbedaan yang besar. Duduklah dengan tenang, tarik nafas dalam delapan hitungan, lalu lepaskan nafas dalam delapan hitungan. Fokuslah pada saat Anda bernafas, dan nikmati kemampuan tubuh Anda menghirup oksigen sebanyak-banyaknya. Terakhir, jangan lupakan kekuatan sebuah doa. (Kompas.com)

Powered by Telkomsel BlackBerry®

Sofjan Wanandi: RI Negara Besar Hanya Mimpi

Ketua Umum Apindo Sofjan Wanandi Hadi Suprapto,

Agus Dwi Darmawan | Rabu, 15 Desember 2010, 16:50 WIB VIVAnews- Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi tak yakin dengan prediksi pengamat bahwa Indonesia calon negara besar secara ekonomi. "Itu hanya mimpi," ujar Sofyan di Jakarta, Rabu 15 Desember 2010. Menurut dia, dari sejumlah pilihan, Indonesia hanya dijadikan alternatif oleh para pengusaha.

Sofjan menambahkan, Indonesia belum punya daya tawar tinggi bagi investor, baik lokal atau asing. Soalnya, pemerintah tak bisa menjamin keamanan, dan kepastian hukum di Tanah Air. "Kemarin perusahaan Jepang tanya ke saya, melihat demo ini aman apa tidak di Indonesia," ujar Sofjan.

Para investor, kata Sofjan, juga galau soal Undang-undang Ketenagakerjaan yang masih menggantung. Pemerintah, buruh, dan pengusaha seperti berperang mempertahankan argumen masing-masing. Keluhan lain, pengusaha harus mengeluarkan biaya tinggi dalam urusan tenaga kerja. "Di dunia ini Indonesia paling tinggi keluarkan biaya. Misalnya pesangon sampai 32 kali gaji," kata Sofjan. Kepastian hukum juga menjadi soal. Urusan ke pengadilan tidak nyaman. Misalnya, ketika ada karyawan mencuri, lalu diproses secara hukum di pengadilan. Kasusnya membutuhkan waktu sampai 5 tahun. "Pengusaha keberatan, karena selama 5 tahun itu, harus bayar gaji," ujar dia.

Sofjan mengatakan pengusaha sebenarnya tak begitu suka memakai tenaga kerja outsourcing. Paling tidak, selain biaya mahal, kualitas sumber daya manusia juga tak bisa dipenuhi secara baik. Masalah lain, bila perusahaan merekrut karyawan dari kontrak lalu diangkat karyawan tetap, biasanya karyawan itu juga menjadi malas-malasan.

"Selalu seperti itu. Begitu sudah tetap malas-malasan. Lalu kalau kami pecat, kami harus keluarkan biaya tinggi," kata dia.

Ketidakpastian juga terjadi pada pembebasan lahan dan energi. Pengusaha mengeluh karena sulitnya memulai usaha di Indonesia. "Kita mau investasi minyak dan gas tidak ada. Infrastruktur kurang. Ada pelabuhan macet, jalan tidak ada. Bagaimana ini? Jadi pekerjaan pemerintah itu banyak," ujar dia.

Sofjan yakin bila persoalan itu segera diatasi, maka ekspansi usaha perusahaan besar seperti Toyota, LG, Panasonic, dan lainnya akan lebih bergairah. Kondisi investasi pengusaha sekarang, menurut Sofjan, masih sangat lambat.

"Eropa, Amerika, dan Jepang, itu takut dengan China. Mereka ingin Indonesia bisa jadi alternatif karena mereka tahu Indonesia punya potensi. Tapi sampai hari ini, Indonesia baru masuk alternatif," kata dia.

Sofjan meminta pemerintah memperhatikan tumbuhnya industri di Indonesia. Seperti China, kekuatan manufaktur sudah tak bisa tersaingi. Bahkan untuk angka impor Indonesia dari China pun sulit. Tak heran, pada tahun ini defisit perdagangan Indonesia dengan China melampaui US$6 miliar.

Pengusaha, Sofjan melanjutkan, memperhatikan proses birokrasi di pemerintahan. Sejauh ini para pengusaha baru tahu cerita yang baik, tapi pelaksanaannya belum. Banyak peraturan tumpang tindih, dan peraturan di pusat dan daerah belum sejalan. "Semua masih pakai duit. Birokrasi ini perlu dibenahi lagi," kata dia. (np).
(Vivanews.com)
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Selasa, 14 Desember 2010

Ir. CIPUTRA: Mewujudkan Visi Membentuk dan Menciptakan Wirausahawan Indonesia

IR. CIPUTRA: Manusia Unggul Yang Disertai Tuhan

Mewujudkan Visi Membentuk dan Menciptakan Wirausahawan Indonesia

"Wirausahawan adalah seorang yang mampu mengubah Sampah Menjadi Emas"

Pada hari Sabtu, 2 Februari 2008 bertempat di Auditorium Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) yang bernama Gedung Koinonia diadakan acara Seminar dengan Tema Menumbuh-kembangkan Jiwa Entrepreneurship di Perguruan Tinggi dengan mengundang Wirausahawan sekaligus pengusaha terkenal di Indonesia yaitu Ir. Ciputra dan juga Ir. Antonius Tanan, MBA, MSc dan Prof DR. Irwan Abdullah dari UGM. Acara ini didukung oleh Universitas Atmajaya (UAJY) dan Universitas Katolik Sanata Dharma (USD) serta UST (Universitas Sarjana Wiyata Taman Siswa).

Acara yang dibuka oleh Rektor UKDW yaitu Pdt. DR. Budianto, diikuti oleh + 700 mahasiswa dari berbagai fakultas dan jurusan, serta beberapa dosen dan praktisi Kewirausahaan. Lewat seminar ini, Pdt. Budianto mengharapkan dapat membangun semangat Kewirausahaan di kalangan anak didik di Perguruan Tinggi bahkan lewat matakuliah KeWirausahaan dan UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa).

Sekilas Ir. Ciputra

Nama Ir. Ciputra memang tidak asing bagi masyarakat Indonesia dan kalangan Kristiani. Beliau bersama Ir. Antonius Tanan menulis buku Manusia Unggul yang Disertai Tuhan yang berisi kiat-kiat Ir. Ciputra dalam menjadi manusia Unggul yang diberkati dan disertai Tuhan dalam berbagai bidang kehidupannya baik pekerjaan dan pelayanan Beliau.

Titik balik Ir. Ciputra menjadi pengusaha dan wirausaha adalah waktu ayahnya meninggal ketika ia berusia 14 tahun yang menyebabkan ia mengambil alih kehidupan dan tanggung jawab ekonomi atas keluarganya. Berbagai pekerjaan dilakoninya demi menjadi tulang punggung keluarga. Beliau yang berasal dari Manado ini pernah mengecap pendidikan Teknik Arsitektur di ITB (Institut Teknologi Bandung) dan menjadi pengusaha property dan konsultan dimana-mana.

Meski datang terlambat karena delay pesawat dari Jakarta yang sedang dalam musibah banjir, namun kedatangan Beliau langsung disambut tepuk tangan dan penghormatan dari semua yang hadir. Sebagai orang yang telah sukses dalam karir dan sudah tidak muda lagi, Beliau masih mau menyempatkan membagi pengalaman dan ilmu tentang menjadi wirausahawan yang membuka lapangan kerja bagi sebanyak mungkin orang.

Beliau mempunyai visi bahwa 25 tahun lagi, setiap orang di Indonesia akan mempunyai lapangan pekerjaan dan tidak perlu menjadi pengangguran. Untuk itu Beliau dan Ir. Tanan berusaha membuka Ciputra Centre yang mendidik dan melatih semua orang yang ikut program ini untuk menjadi Wirausaha-wirausaha yang berhasil dan membuka lapangan kerja. Lewat Program Project CROWN I dan II serta Program Trustworthy (Entrepreneurship for Community) diharapkan dapat membentuk dan menghasilkan para wirausahawan. CROWN merupakan akronim dari Creativity (Kreativitas), Relationship (Hubungan atau Relasi), Opportunity (Kesempatan), Winner (Pemenang) dan Nothing to Lose (Bukan Pecundang).

Dengan semangat menyala, Beliau menjelaskan bagaimana menjadi wirausaha dan bukan hanya sekedar pengusaha saja serta program-program Beliau untuk mewujudkan visinya menciptakan sebanyak mungkin wirausahawan di Indonesia.Dalam presentasinya, Ir. Ciputra menjelaskan 3 Ciri Pembeda dari seorang Wirausaha atau Entrepreneur yaitu: mampu menciptakan Kesempatan (Opportunity Creator), mampu menciptakan hal-hal atau ide-ide baru yang orisinal (Innovator), dan terakhir harus berani mengambil risiko dan mempu menghitungnya (Calculated Risk Taker).

Dalam masa penjajahan selama 350 tahun, 12-14 generasi Bangsa Indonesia hidup tanpa ada pendidikan Wirausaha. Penjajahan yang berlangsung lama ini telah mengikis semangat Wirausaha. Untuk itulah Beliau ingin menghidupkan pendidikan kewirausahaan mulai dari bangku sekolah dalam wajah pendidikan di Indonesia.Adapun 4 macam Entrepreneur diantaranya Business Entrepreneur (sebagai Owner dan Professional), Government Entrepreneur, Academic Entrepreneur, dan Social Entrepreneur. Prinsip 3L (lahir, lingkungan dan latihan) yang mendukung membuat Ir. Ciputra mampu menjadi seorang Entrepreneur dan mendapatkan penghargaan Entrepreneur Terbaik dari Ernst and Young (EY). Di Indonesia sudah ada 400 ribu pengusaha, namun bagi Ir. Ciputra masih perlu diciptakan 4 juta pengusaha lagi yang berjiwa Entreprenurship maka pengangguran di Indonesia akan berkurang drastic dan menjadi negara yang makmur.

Mengubah Sampah Menjadi Emas"

Kita perlu mengubah sampah menjadi uang", tegas Ir. Ciputra. Untuk itu lewat Ciputra Foundation, beliau mewujudkan visi-visinya bagi Kemajuan Indonesia di bidang Ekonomi. Ir. Antonius Tanan yang juga menjabat sebagai Direktur HRD (Human Resources Development) Ciputra Group dalam paparannya, mengatakan Ir. Ciputra adalah seorang Entrepreneur karena mampu mengubah Sampah Menjadi Emas (sesuatu yang berharga dan bernilai tambah untuk dijual).

Ir. Ciputra yang memiliki 3 Sekolah yaitu Universitas Tarumanegara (UNTAR Jakarta), Universitas Prasetia Mulya (UMP) dan Sekolah Ciputra (SD-SMU) di Surabaya, memaparkan fakta-fakta statistik bahwa Lowongan CPNS untuk 950 orang diikuti oleh para pencari kerja sebanyak 39.622 orang penganggur. Jadi 1 kursi diperebutkan 40 orang pencari kerja. Beliau telah berkecimpung dalam dunia bisnis selam 50 tahun dan memiliki 32 perusahaan di Indonesia dan Mancanegara.

Negara Indonesia memunyai segudang Prestasi dalam SDA (Sumber Daya Alam) yaitu Peringkat 5 untuk Copper dan Nikel, peringkat 7 untuk Gold (Emas) dan Coal (Batubara), Peringkat 8 untuk Gas Alam (Natural Gas), dan Peringkat 3 di Dunia untuk Rubber (Karet).David McClelland pernah menjelaskan bahwa suatu negara disebut Makmur jika memunyai jumlah Wirausaha (Entrepreneur) minimal 2 % dari jumlah penduduk di negara tersebut. Dalam datanya, Ir. Ciputra menyatakan bahwa USA pada tahun 1993 memunyai 2,14% Wirausahawan, Singapura memunyai 4,24 juta Wirausahawan tahun 2001 (2,1%) dan meningkat menjadi 7,2 % pada tahun 2005. Sedangkan negara kita, Indonesia hanya 0,18 % jumlah Wirausahawan. Sungguh Tragis!!Beliau mengatakan Mantan Perdana Menteri Singapura, Lee Kuan Yew yang pernah menjadi orang Semarang semasa kecilnya, dalam waktu 86 tahun telah melakukan sesuatu yang lebih baik dari sebelumnya. Hal yang paling penting bagi Ir. Ciputra yaitu adalah bagaimana kita mengubah Mental dan Paradigma berpikir orang Indonesia menuju pada Wirausahawan dan ini bisa dimulai sejak bangku sekolah dan terutama di Perguruan Tinggi. Membentuk jiwa wirausaha dibutuhkan Disiplin dan bukan Magic dan Mistik.

Caroline Jenner dalam The Next Generation Survey mengatakan: "We cannot give them jobs, but we can ensure that they have the Core Skills and Competences to Create them."Dalam Gagasan mengenai QUANTUM LEAP, Ir. Ciputra menyatakan kita perlu melompat ke depan dan mengejar ketertinggalan. Visi Besar Ir. Ciputra lewat berbagai program Entrepreneurshipnya yaitu agar 25 tahun lagi, jumlah Wirausahawan di Indonesia akan meningkat 0,18% menjadi 2 % untuk mewujudkan Negara Makmur menurut Kriteria David McClelland.

Dalam sesi Tanya jawab, sangat terlihat antusias para peserta dengan banyaknya antrian para penanya, sehingga pertanyaan harus to the point dan jelas. Pak Ciputra dengan semangat langsung menjawab dengan singkat dan jelas.

Setelah seminar dilanjutkan dengan makan siang bersama antara pihak Universitas dan para pejabat bidang akademik 4 Universitas tersebut dengan tim Ir. Ciputra untuk membicarakan rencana-rencana dan follow up ke depannya. Ir Ciputra didampingi putranya, Ir. Cakra Ciputra. Malam sebelumnya, diadakan acara penghargaan bagi para Entrepreneur di Jogja yang mengikuti Program Wirausaha Ciputra Foundation. Ciputra sangat mengharapkan adanya kerja sama yang baik dan nyata antara Pemerintah, para pengusaha dan lingkungan Perguruan Tinggi dalam mewujudkan visi Indonesia Makmur 25 tahun mendatang.
(Dari Milis SSK)


Powered by Telkomsel BlackBerry®

Jumat, 10 Desember 2010

IAI: Hati-hati Konsumsi Jamu Obat

MAKASSAR, KOMPAS.COM - Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) mengimbau masyarakat agar berhati-hati menggunakan jamu yang mengandung bahan kimia obat yang masih banyak beredar di pasaran.

Ketua IAI Dani Pramono sebelum membuka Kongres Ilmiah XVIII dan Rakernas IAI 2010 di Makassar, Jumat, mengatakan, banyak produk kesehatan yang berlabel jamu, namun kenyataannya berisi bahan berunsur kimia.

"Sebaiknya, masyarakat teliti sebelum mengkonsumsi. Karena kebanyakan jamu sekarang tidak lagi menggunakan bahan alami," ujarnya.

Dia menambahkan, masyarakat juga harus memperhatikan bentuk jamu yang dibelinya. Sebab untuk mendapatkan khasiatnya, bahan jamu harus diekstrak dulu agar bakteri tidak berkembang biak.

Menurutnya, banyaknya pelanggaran produk kesehatan yang terjadi merupakan akibat lemahnya pengawasan pemerintah dan pihak-pihak terkait. Oleh karena itu, untuk menjamin keaslian bahan jamu, setiap industri jamu di Indonesia wajib menggunakan tenaga apoteker dalam pengawasan proses produksi.

Selain itu, masyarakat pengguna obat-obatan medis juga diminta untuk bertanya ke petugas apoteker di setiap apotik yang dikunjunginya. "Apoteker saat ini bukan lagi sekedar "pelayan toko" tapi juga berperan sebagai pengasuh farmasi. Jika masyarakat ingin mengetahui semua hal tentang obat-obatan, silahkan tanyakan ke apoteker terdekat," ujarnya.

Kongres ilmiah IAI rencananya berlangsung 10-12 Desember dan dihadiri sekitar seribu apoteker dari seluruh Indonesia. Beberapa pembicara akan dihadirkan antara lain Kepala Badan POM, Dirjen Binyanmed Kemenkes dan Kepala Badan PPSDM Kemenkes.

"Kami akan banyak membahas skema implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 51/2009 tentang Pekerjaan Kefarmasian," katanya.

​Editor: Asep Candra
​Sumber : ANT
(Kompas.com)
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Related Posts with Thumbnails

Synergy Worldwide, Andalkan Vital 3!

Synergy Worldwide, Andalkan Vital 3!
Synergy Worldwide, Andalkan Vital 3!

Mesin pencari lowongan kerja

Pekerjaan oleh Careerjet

Books Best Seller

Skincare: The Revolution in Anti-Aging

Skincare: The Revolution in Anti-Aging
Dokumen Sehat Sinergis

Pilihan Investasi

Pilihan Investasi
Ada dua pilihan: jika Ikut Menjadi Member Bisnis Synergy

health first


Get a playlist! Standalone player Get Ringtones

Produk Synergy WorldWide

Loading...

Sertifikasi Produk Synergy WorldWide

Produk -produk Synergy / NSP di Indonesia telah terdaftar pada Departemen Kesehatan RI dan memiliki izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM), serta memperoleh sertifikat Halal dari IFANCA (The Islamic Food and Nutrition Council of America) yang disahkan oleh LP POM MUI.

Mau berbisnis dollar, hubungi kami!

Mau berbisnis dollar, hubungi kami!
Anda sehat, kami bahagia
Word of the Day

Article of the Day

This Day in History

Today's Birthday

In the News

Quote of the Day

Spelling Bee
difficulty level:
score: -
please wait...
 
spell the word:

Match Up
Match each word in the left column with its synonym on the right. When finished, click Answer to see the results. Good luck!

 

Hangman

Best Books Seller