Cari uang di internet

Mau beriklan?

Your Ad Here

HUBUNGI, KAMI SIAP ANTAR!

Sehat-Sinergis secara herbal, membangun kesehatan dan kesejahteraan bersama secara sehat sinergis. Bekerjasama dengan Synergy WordWide (Independent Distributor from United State of America) untuk selengkapnya untuk pembelian atau pemesanan dengan perjanjian hubungi Ibu Liong di nomor: 021-33431704 Hubungi kami di email: sehat.sinergis@gmail.com. Ada uang baru barang diantar. Carilah lebih dulu kesehatan, baru yang lainnya.

Loading...

Rabu, 18 Maret 2015

JAJAK PENDAPAT: Sarapan, Menumbuhkan Kebiasaan Baik (DWI RUSTIONO)

Waktu sangat berharga. Apalagi di tengah kehidupan kota-kota besar yang bertumbuh menjadi metropolitan, waktu adalah uang. Aktivitas para penghuni kota yang beragam pada pagi hari tersimpul pada satu titik, yaitu kepadatan jalanan. Tak heran, banyak warga kota menyiasati situasi itu dengan berangkat lebih awal dari rumah agar tak banyak membuang waktu di jalan. Konsekuensinya, ada sejumlah aktivitas pagi hari yang terpaksa dikorbankan. Salah satunya sarapan.
 Warga kampung adat Kasepuhan Ciptagelar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat,  menikmati sarapan  di tepi sungai saat digelar upacara adat di kampung mereka, beberapa waktu lalu.
KOMPAS/IWAN SETIYAWANWarga kampung adat Kasepuhan Ciptagelar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menikmati sarapan di tepi sungai saat digelar upacara adat di kampung mereka, beberapa waktu lalu.

Tanpa sadar, banyak warga kota besar yang mengabaikan ritual sarapan yang sejatinya sangat penting dalam menunjang aktivitas seharian. Untuk beraktivitas, tubuh membutuhkan energi yang didapatkan dari makanan dan minuman yang dikonsumsi. Pada orang dewasa, rata-rata kebutuhan energi harian dengan aktivitas biasa berkisar 2.200-2.700 kilokalori. Tubuh membutuhkan asupan makanan dengan jumlah kalori yang sama atau lebih untuk memenuhi kebutuhan harian tersebut.

Oleh karena itu, sarapan pada pagi hari menjadi penting karena tubuh mendapatkan asupan makanan untuk pertama kali setelah tidur sepanjang malam. Saat tidur, tubuh tetap membakar kalori walaupun dalam jumlah rendah, yaitu 65 kilokalori per jam. Meski demikian, tubuh tetap membutuhkan sumber energi baru untuk memulai aktivitas.

Alpa sarapan

Selain memenuhi asupan yang dibutuhkan tubuh, orang yang sarapan cenderung lebih stabil emosinya. Bagi orang dewasa, sarapan pada pagi hari dapat memelihara ketahanan fisik, mempertahankan daya tahan tubuh saat bekerja, dan meningkatkan produktivitas kerja. Bagi anak sekolah, sarapan dapat meningkatkan konsentrasi belajar dan memudahkan penyerapan pelajaran sehingga prestasi belajar lebih baik.

Sedemikian penting sarapan membuat Amerika Serikat menciptakan program sarapan sekolah secara nasional pada 1966. Sarapan yang tidak memadai dapat menjadi faktor yang berpengaruh pada ketidakcukupan gizi. Menurut penelitian Department of Agriculture School Breakfast Program di Amerika Serikat yang dilakukan Davis Kennedy, sarapan yang memadai meningkatkan performa kognitif secara signifikan. Selain itu, problem disiplin dan psikologis pada anak menurun, mengurangi tingkat keterlambatan dan absensi, meningkatkan atensi anak, dan secara umum meningkatkan suasana pembelajaran.

Jika tak sarapan, tubuh cenderung berada dalam kondisi yang tidak terlalu siap untuk melakukan aktivitas dengan baik. Hal itu dikarenakan tubuh akan berusaha menaikkan kadar gula darah dengan mengambil cadangan glikogen, yaitu simpanan karbohidrat dalam bentuk glukosa di dalam tubuh yang berfungsi sebagai salah satu sumber energi. Apabila glukosa habis, cadangan lemak yang diambil sebagai sumber energi.

Sayangnya tidak semua orang menyadari pentingnya sarapan pada pagi hari, seperti terekam dalam hasil jajak pendapat Kompas. Sebanyak 3 dari 10 responden mengatakan tidak punya kebiasaan sarapan sebelum beraktivitas. Selain beralasan terbiasa tidak sarapan, publik yang mengabaikan makan pada pagi hari menyatakan tidak sempat sarapan karena harus segera berangkat menuju tempat beraktivitas.

Padahal, kebiasaan tidak sarapan dalam jangka panjang mengakibatkan berkurangnya konsentrasi dan menimbulkan ketidakseimbangan sehingga pertumbuhan dapat terganggu. Kebiasaan tidak sarapan menjadi "berbahaya" jika berlangsung sejak kanak-kanak. Seorang anak yang biasa tidak sarapan pada pagi hari dalam jangka waktu lama lebih besar kemungkinan tidak maksimal dalam penampilan intelektualnya, prestasi di sekolah menurun, dan penampilan sosialnya terganggu.

content
,

Asupan bergizi

Meski bukan perkara mudah meluangkan waktu untuk sarapan pada pagi yang sibuk, sebanyak 4 dari 5 responden membiasakan diri sarapan di rumah. Responden yang punya kebiasaan sarapan meyakini bahwa makan pada pagi hari adalah sarana untuk menjaga kesehatan. Sebagian responden lain menyatakan, sarapan dapat membantu untuk lebih fokus dalam beraktivitas.

Beragam lauk dan sayuran hasil budidaya sendiri menjadi menu makanan keseharian  warga kampung adat Kasepuhan Ciptagelar di Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
KOMPAS/IWAN SETIYAWANBeragam lauk dan sayuran hasil budidaya sendiri menjadi menu makanan keseharian warga kampung adat Kasepuhan Ciptagelar di Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Akan tetapi, sarapan tak sekadar aktivitas memberi asupan bagi tubuh pada pagi hari. Aspek lain yang perlu diperhatikan adalah komposisi menu sarapan karena hal itu akan berpengaruh pada asupan gizi. Sampai saat ini belum ada kesepakatan umum mengenai jenis makanan yang seharusnya atau sebaiknya dikonsumsi untuk sarapan.

Dalam publikasi Kementerian Kesehatan (2011), yang disebut sarapan sehat sebaiknya terdiri dari sumber karbohidrat (60-68 persen), protein (12-15 persen), lemak (15-25 persen), dan mengandung vitamin atau mineral. Porsi sarapan sebaiknya tidak terlalu banyak karena akan mengganggu sistem pencernaan dan aktivitas. Sarapan sehat tampaknya belum sepenuhnya berlaku bagi warga karena lebih dari separuh responden sarapan dengan menu nasi, sayur, dan lauk. Sebagian lain memanfaatkan menu siap saji, seperti roti, sereal, mi, dan makanan kecil gorengan untuk sarapan. Sebagian kecil lain sarapan dengan menu buah-buahan.

Sarapan tetap penting. Jangan meninggalkan sarapan karena ritual tersebut menjadi modal untuk memulai hari yang produktif. Jika mengonsumsi sarapan dengan porsi yang tepat dan kandungan gizi baik, tidak perlu makan berlebihan pada saat makan siang dan malam.

(LITBANG KOMPAS)

Sumber: kompas siang


‎http://print.kompas.com/baca/2015/03/18/Sarapan%2c-Menumbuhkan-Kebiasaan-Baik 
Sent from my BlackBerry 10 smartphone on the Telkomsel network.

Rabu, 11 Maret 2015

Diabetes sejak Muda, Waspadai Komplikasi Ini

Jumlah anak-anak yang terdiagnosis menderita penyakit diabetes tipe 1 terus mengalami peningkatan yang mengkhawatirkan. Dalam jangka panjang, mereka berisiko mengalami berbagai komplikasi.


Faktor penyebab diabetes tipe 1 adalah infeksi virus atau reaksi auto-imun (rusaknya sistem kekebalan tubuh), yang merusak sel-sel penghasil insulin. Diabetes ini berbeda dengan diabetes tipe 2 yang sebagian besar disebabkan karena gaya hidup tidak sehat. 

Penyakit diabetes tipe 1 perlu dikendalikan karena gula darah yang terus-menerus tinggi bisa menyebabkan masalah serius, termasuk penyakit jantung dan gangguan ginjal. 

Penelitian menunjukkan bahwa lebih dari 27 persen anak muda yang menderita diabetes tipe 1 mengalami tekanan darah tinggi, membuat mereka berisiko terkena penyakit jantung. Sebesar 7 persen memiliki tanda munculnya penyakit ginjal, lalu 14 persen memiliki gejala penyakit mata yang berisiko menyebabkan kebutaan kelak. Kemudian, 25 persen digolongkan sebagai obesitas.

Kepala Eksekutif Diabetes UK, Barbara Young, mengatakan, ada bukti bahwa anak-anak mengalami masalah dengan penglihatan atau ginjalnya sebelum mencapai usia 18 tahun.

"Ini tragis dan kami sangat prihatin terhadap masa depan kesehatan mereka jika mereka telah menunjukkan tanda-tanda komplikasi pada usia semuda itu. Ada kebutuhan mendesak untuk NHS segera membuat laju perbaikan lebih cepat," kata Young.

Karena sel-sel penghasil insulin di pankreas rusak, maka penderita diabetes tipe 1 harus mendapatkan insulin dari luar dengan cara disuntikkan. 

Waspadai gejala-gejala penyakit ini karena tandanya muncul mendadak, yaitu tiba-tiba cepat merasa haus, sering kencing (anak jadi sering mengompol), badan mengurus, dan lemah. Segera lakukan pemeriksaan kadar gula darah.(Purwandini Sakti Pratiwi)

Sumber: ‎http://m.kompas.com/health/read/2015/03/11/155708423/Diabetes.sejak.Muda.Waspadai# 


Sent from my BlackBerry 10 smartphone on the Telkomsel network.

Selasa, 10 Maret 2015

‎ SUDUT PANDANG‎: Mengambil Manfaat dari Meluasnya Penetrasi Internet (ROBERT ADHI KSP)

Jumlah pengguna internet di Indonesia meningkat drastis dari 74 juta orang pada 2013 menjadi 111 juta orang pada 2014. Angka yang dikeluarkan Kementerian Komunikasi dan Informatika ini menunjukkan semakin luasnya penetrasi internet di Indonesia.
Pengunjung antre untuk membeli gadget yang dijual dengan diskon besar dalam Mega Bazaar Consumer Show di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Jumat (6/3). Meluasnya penetrasi internet berdampak pada melonjaknya penjualan gadget.
KOMPAS/WISNU WIDIANTOROPengunjung antre untuk membeli gadget yang dijual dengan diskon besar dalam Mega Bazaar Consumer Show di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Jumat (6/3). Meluasnya penetrasi internet berdampak pada melonjaknya penjualan gadget.

Penetrasi internet di Pulau Jawa 75 persen, sedangkan di Sumatera 67 persen. Kementerian Kominfo menargetkan 50 persen dari jumlah penduduk Indonesia dapat mengakses internet pada 2015 ini (Kompas, 10 Maret 2015).

Situs eMarketer.com menyebutkan, jumlah pengguna internet di seluruh dunia pada 2015 mencapai angka 3 miliar, atau naik sekitar 6,2 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Ini berarti 42,4 persen populasi penduduk dunia dapat mengakses internet. Sampai 2018, hampir setengah dari populasi dunia atau sekitar 3,6 miliar orang mengakses internet minimal satu kali dalam satu bulan.

Pada 2014, Brasil menyalip Jepang sebagai pengguna internet terbesar keempat di dunia. Pada 2015, Meksiko akan berada di posisi kedelapan, mengalahkan Jerman. Pada 2016, India akan melompat ke posisi kedua dalam jumlah pengguna internet terbanyak, mengalahkan Amerika Serikat. Pada 2017, Indonesia akan berada di posisi kelima, menyalip Jepang. Pada 2018, jumlah pengguna internet terbanyak di dunia, Tiongkok, akan mencapai 777 juta orang!

Meluasnya penetrasi internet di dunia berkaitan erat dengan membanjirnya telepon seluler (ponsel) murah dan terjangkau. Mobile Factbook menyebutkan, jumlah pengguna ponsel pada 2014 mencapai 7,5 miliar dan akan menjadi 8,5 miliar pada 2016. Dari jumlah itu, 54,3 persen jumlahnya berada di kawasan Asia Pasifik pada 2016.

Indonesia termasuk salah satu dari 100 negara yang jumlah ponselnya melebihi jumlah penduduknya. Posisi Indonesia pada akhir 2012 berada di tempat keempat dalam jumlah pengguna ponsel terbanyak di dunia. Namun, pengguna 3G/3,5G hanya 19 persen. Ini wajar karena jumlah ponsel pintar, termasuk tablet, yang memiliki akses broadbandhanya sekitar 1,1 miliar. Selebihnya ponsel murah, yang dapat dimiliki orang dengan pendapatan beberapa dollar AS sehari.

Meluasnya penetrasi internet dan meningkatnya penjualan ponsel juga berkaitan dengan pesatnya pertumbuhan pengguna media sosial, mulai dari Facebook, Twitter, Instagram, Path, hingga lainnya. Hampir semua ponsel pintar memiliki aplikasi-aplikasi media sosial tersebut. Ini memudahkan pemilik ponsel dan pengguna media sosial mengunggah foto-foto selfie, memperbarui status dan lokasi mereka, serta membaca berbagai informasi yang tersedia.

Komunikasi dengan teman juga semakin mudah melalui aplikasi-aplikasi ngobrolonline (chatting) di ponsel pintar, seperti WhatsApp, WeChat, Telegram, KakaoTalk, Line, dan Jongla. Pengguna ponsel sudah jarang memanfaatkan pesan singkat lewat ponsel (SMS).

content

Manfaat

Apa makna dari fenomena meluasnya penetrasi internet ini? Berselancar dengan ponsel pintar dan tablet menjadi bagian dari gaya hidup. Tidak hanya di kota-kota besar, fenomena ini juga terlihat di kota-kota lapis kedua dan ketiga. Makin banyak orang mencari informasi terkini dari perangkat bergerak mereka.

Jika kita datang ke kafe dan restoran di mana pun berada, salah satu kebutuhan utama adalah tempat pengisi daya listrik dan akses Wi-Fi gratis. Banyak pemilik kafe dan resto paham dengan kebutuhan itu dan mereka menyediakan tempat-tempat pengisi daya listrik cukup banyak di bawah meja atau kursi. Demikian pula fasilitas Wi-Fi gratis yang kencang makin mudah ditemukan karena menjadi daya tarik pengunjung.

Yang juga menarik dicermati adalah berkembangnya bisnis online. Toko-tokoonline bertaburan dan diminati. Pembeli tinggal memilih barang dan memesannya secara online, kemudian barang diantar ke alamat, dan pembeli tinggal membayarnya belakangan. Kondisi ini tentu berbeda ketika LippoShop terjun ke bisnis online untuk kali pertama tahun 2000. LippoShop gagal karena saat itu mereka tidak memperhitungkan infrastruktur internet dan perangkatnya serta penetrasi yang masih rendah.

Tidak hanya toko online yang berkembang pesat, tetapi juga pemesanan tiket dan hotel untuk kebutuhan wisata juga diminati pengguna internet. Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang melahirkan kelas menengah baru membuat cukup banyak orang Indonesia berlibur di dalam negeri dan luar negeri. Mereka memanfaatkan internet untuk memesan tiket pesawat dan kamar hotel untuk memudahkan perjalanan wisata.

Dalam bidang pendidikan, perkembangan internet membuat perusahaan Intel berkolaborasi dengan Microsoft, Grasindo, PesonaEdu, dan Saratech International pada Februari 2015 meluncurkan tablet edukasi inovatif bernama Gramedia Book. Tablet 8,9 inci berprosesor Intel®Baytrail dan sistem operasi terbaru Windows 8.1 Bing yang kaya fitur ini menggabungkan perpustakaan digital yang kaya dan interaktif. Tablet layar sentuh ini dilengkapi dengan Microsoft Office365.

Meluasnya penetrasi internet di Indonesia harus dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk kemajuan bangsa ini. Pengusaha kecil dan menengah, misalnya, harus dapat memasarkan dagangan mereka secaraonline. Petani-petani sayuran dan buah-buahan di pelosok Indonesia juga harus dapat menikmati manfaat meluasnya penetrasi internet ini. Bagaimana mereka memasarkan hasil kebunnya dengan mudah. Ini berarti berdampak pula pada perluasan usaha jasa distribusi dan perbankan hingga ke pelosok desa.

Kita berharap meluasnya penetrasi internet di Indonesia memberi manfaat positif sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat. Selain mampu menghidupkan usaha kecil dan menengah, penetrasi internet juga harus mampu memudahkan proses belajar-mengajar di pelosok-pelosok desa.

robert.adhiksp@kompas.com


Sent from my BlackBerry 10 smartphone on the Telkomsel network.

Cegah Keterbelakangan Mental, Waspadai Gejala Ini pada Bayi

Hipotiroid kongenital (HK) akibat kurangnya hormon tiroid bisa menyebabkan anak mengalami keterbelakangan mental. Keterbelakangan mental pada anak bisa dicegah jika diberikan terapi atau pengobatan sejak lahir.

Sayangnya, banyak anak dengan HK tidak mendapatkan penanganan sejak dini. Hal ini terjadi karena tidak dilakukan skrining di rumah sakit saat bayi baru lahir.

Orangtua biasanya tidak sadar karena 95 persen bayi hipotiroid kongeital tidak memunculkan gejala saat lahir. Jika ada, gejala tidak khas sehingga tidak disadari. Sebab, gejala HK baru muncul dengan jelas seiring bertambahnya usia anak. Apa saja gejala yang apat muncul?

Dokter spesialis anak dan konsultan endokrin anak Aman Pulungan mengungkapkan, gejala klinis yang sering terlihat yaitu keterlambatan motorik pada anak.

Gejala lainnya yaitu, konstipasi atau sembelit, bayi kuning, lidah besar, bodong, hidung pesek, aktivitas menurun, terlambat bicara, kulit kering, mudah tersedak, ubun-ubun melebar, perut buncit, bersisik, mudah kedinginan, wajah sembab, dan pucat.

"Ketika sudah ada gejala klinis, IQ sudah menurun, di bawah 100, jadi 80, bisa turun lagi. Umur berapapun ketahuan HK hars langsung diterapi," kata seminar Skrining Hipotiroid Kongenital di Jakarta, Senin (9/3/2015).

Biasanya, hambatan tumbuh kembang anak mulai terlihat pada usia 3-6 bulan. Jika tidak diobati, gejala akan semakin terlihat. Terapi atau pengobatan sejak bayi baru lahir bisa mencegah kerusakan otak sehingga anak bisa tumbuh kembang dengan normal.

Berdasarkan rekam medis di klinik endokrin anak di RSCM dan RSHS tahun 2012-2013, lebih dari 70 persen HK terdiagnosis setelah usia 1 tahun dan anak telah mengalami keterbelakangan mental permanen. Hanya 2,3 persen yang terdiagnosis sebelum usia 3 bulan. Untuk itu, skrining HK sejak bayi baru lahir penting dilakukan.

Di Indonesia, angka skrining HK pada bayi yang baru lahir cukup memprihatinkan, yaitu kurang dari 1 persen. Belum semua rumah sakit melakukan skrining HK. Pada tahun 2000-2013 pernah dilakukan skrining terhadap 199.708 bayi baru lahir di 11 provinsi di Indonesia. Hasilnya, ditemukan 73 bayi dengan HK yang artinya, ada 1 satu bayi dengan HK dari 2736 kelahiran.

Jangan tunggu gejala HK muncul pada anak. Lakukan skrining sejak bayi baru lahir merupakan langkah tepat untuk meningkatkan kualitas hidup anak.

Penulis: Dian Maharani
Editor: Lusia Kus Anna
Source:
‎http://m.kompas.com/health/read/2015/03/10/161500323/Cegah.Keterbelakangan.Mental.Waspadai# 
Sent from my BlackBerry 10 smartphone on the Telkomsel network.

Senin, 23 Februari 2015

Waspada, Tanda-tanda Aneh Ini Bisa Jadi Gejala Penyakit


Cegukan terus menerus hingga perilaku kriminal bahkan bisa menjadi tanda Anda terkena suatu penyakit. Gejala ini sering kali tak Anda sadari. Berikut 9 tanda-tanda yang bisa menjadi suatu gejala  penyakit.

1. Goresan putih di kuku
Tak hanya bintik-bintik merah dan iritasi pada kulit, goresan kecil berwarna putih pada kuku bisa jadi tanda Anda terkena penyakit kulit psoriasis. Menurut sebuah studi Dermatology Research and Practice, tanda pada kuku bisa terjadi pada 80 persen hingga 90 persen pasien. Berdasarkan penelitian, beberapa orang pun mengalami masalah pada kukunya sebelum terjadi masalah pada kulitnya.

 2. Benjolan di bawah kulit
Siapa sangka, adanya benjolan di bawah kulit bisa jadi gejala pertama dari rheumatoid arthritis atau radang sendi kronis. Berdasarkan sebuah studi dari jurnal Dermatology, benjolan itu dapat tumbuh dekat persendian seperti daerah tangan atau siku. Benjolan itu pun biasanya tidak terasa sakit.

3. Tumit pegal dan bengkak
Gejala penyakit persendian seperti psoriatic arthritis bisa ditandai dengan adanya nyeri dan bengkak pada bagian tumit. Kondisi ini terjadi pada tendon Achilles atau jaringan yang menghubungkan otot betis dengan tulang tumit .Menurut National Psoriasis Foundation, gejala radang sendi juga bisa ditandai dengan bengkaknya jari tangan dan kaki.

4. Tak berhenti cegukan
Pernahkah Anda tak berhenti cegukan selama 48 jam atau lebih? Menurut sebuah studi di Taiwan, hal itu bisa jadi gejala kanker paru-paru atau kerongkongan. Menurut penelitin beberapa jenis kanker dapat memengaruhi sistem saraf pusat sehingga tak bisa mengendalikan cegukan.

5. Sering menggigil
Menggigil merupakan hal biasa yang dialami seseorang ketika kedinginan. Namun, jika menggigil terjadi pada musim panas tentu menimbulkan tanda tanya. Kondisi itu bisa jadi tanda adanya kelenjar tiroid kurang aktif atau hipotiroidisme. Penelitian dari Southern Illinois University menunjukkan, hipotiroidisme dapat membuat tubuh merasa dingin sepanjang hari.

6.
 Suka makan es batu
Pernahkah Anda sangat ingin makan es batu? Anda mungkin menderita anemia akibat kekurangan zat besi. Berdasarkan publikasi American Journal of Medicine, orang yang ingin sekali makan atau ngidam es batu merupakan tanda seseorang menderita anemia. Penelitian menunjukkan bahwa 44 persen pasien anemia sangat menginginkan makan es batu.

Suka makan es batu bisa disebut pica atau mengalami gangguan makan. Menurut peneliti, makan es batu mungkin disukai pasien anemia untuk menghilangkan rasa sakit atau peradangan pada lidah. Sebab, pasien anemia akibat kekurangan zat besi biasanya mengalami rasa sakit pada lidah.


7. Ingin mengambil barang orang lain
Gejala penyakit yang satu ini mungkin terdengar aneh, yaitu memiliki keinginan untuk mengambil barang orang lain atau mencuri. Menurut penelitian dari JAMA Neurology, tanda itu bisa jadi gejala seseorang terkena demensia atau kepikunan. Menurut peneliti, plak pada otak orang yang terkena demensia dapat mengganggu seseorang mengenali aturan sosial atau hukum yang berlaku.

8. Bintik putih di lidah
Jika ada bintik putih dan kering pada lidah Anda, waspadai penyakit celiac. Celiac merupakan gangguan autoimun yang menyebabkan tubuh bereaksi setelah memakan gluten ( protein pada gandum maupun tepung).

Reaksi tubuh yang terjadi, yaitu gangguan pencernaan seperti diare. Celiac juga bisa menyebabkan seseorang merasa kelelahan, muntah, hingga penurunan berat badan.

 
9. Sering buang air kecil
Berdasarkan studi dari Wake Forest University, sering buang air kecil adalah gejala awal penyakit diabetes tipe 2.  Hal itu terjadi karena ginjal sedang berjuang mengelola gula darah Anda sehingga terus membuangnya melalui urin.

Sering buang air kecil juga bisa membuat Anda merasa dehidrasi. Dengan demikian, peneliti menyatakan bahwa dehidrasi juga bisa menjadi gejala awal penyakit diabetes.

Sumber: ‎http://m.kompas.com/health/read/2015/02/23/160000223/Waspada.Tanda-tanda.Aneh.Ini# 
Sent from my BlackBerry 10 smartphone on the Telkomsel network.

Jumat, 06 Februari 2015

Kebutuhan Tidur Berdasarkan Usia

Tidur merupakan kebutuhan vital manusia, seperti halnya makan. Kebutuhan akan tidur ini berbeda pada tiap kelompok usia karena disesuaikan dengan kondisi tubuh. 


Tidur yang berlebihan sama buruknya dengan orang yang kurang tidur. Karena itu, para ahli dari National Sleep Foundation (NSF) Amerika mengeluarkan panduan durasi tidur sesuai usia. Panduan ini dibuat berdasarkan kajian dari para ahli lintas bidang, mulai dari ahli anatomi, psikiatri, neurologi, dokter anak, dokter kandungan, hingga geriatri (dokter ahli lansia). 

Dalam rekomendasi terbarunya, mereka memperluas kelompok usia anak-anak mulai dari bayi berusia 4 bulan sampai 17 tahun. Sementara untuk orang dewasa dimulai dari 18 tahun sampai 65 tahun.

Berikut rekomendasi durasi tidur yang spesifik bagi tiap jenjang usia:

1. Bayi baru lahir (0-3 bulan): durasi tidur diperkecil menjadi 14-17 jam per hari. Sebelumnya 12-18 jam.

2. Bayi usia 4-11 bulan: durasi tidur ditambah menjadi 12-15 jam. Sebelumnya 14-15 jam.

3. Batita (1-2 tahun): durasi tidur ditambah menjadi 11-14 jam. Sebelumnya 12-14 jam.

4. Balita (3-5 tahun): durasi tidur dipersempit menjadi 10-13 jam. Sebelumnya berjumlah 11-13 jam.

5. Anak-anak usia 6-13 tahun: durasi tidur ditambah satu jam, menjadi 9-11 jam. Sebelumnya hanya 10-11 jam.

6. Remaja usia 14-17 tahun: durasi tidur mereka juga ditambah satu jam sehingga menjadi 8-10 jam per hari. Sebelumnya hanya 8,5-9,5 jam.

7. Orang menuju dewasa (18-25 tahun): kategori ini merupakan kategori baru. Durasi tidurnya yakni 7-9 jam per harinya.

8. Orang dewasa (26-64 tahun): durasi tidur tetap, yakni 7-9 jam.

9. Orang lanjut usia (65 tahun ke atas): Kategori baru. Durasi tidur 7-8 jam per hari.

Durasi tidur yang ideal dianggap penting bagi kesehatan karena kurang waktu istirahat satu malam saja bisa mengganggu hormon yang mengatur fungsi nafsu makan. Orang yang sering kurang tidur juga diketahui cenderung lebih gemuk. 

Sebuah penelitian tahun 2011 yang dipublikasikan di European Heart Journalmenemukan bahwa orang yang tidak cukup waktu tidur memiliki risiko 48 persen terkena penyakit jantung koroner dalam periode 7 sampai 25 tahun. Tak hanya itu, timbul 15 persen risiko meninggal akibat stroke dalam kurun waktu yang sama.

Namun, risiko terhadap kesehatan tak hanya berlaku bagi mereka yang kurang tidur. Masih dalam penelitian yang sama, terlalu banyak tidur (lebih dari 9 jam dalam semalam) menunjukkan risiko 38 persen lebih tinggi terkena penyakit jantung koroner dan 65 persen lebih tinggi terkena stroke. (Purwandini Sakti Pratiwi)

Sumber: ‎http://m.kompas.com/health/read/2015/02/05/183000723/Kebutuhan.Tidur.Berdasarkan.Usia 


Sent from my BlackBerry 10 smartphone on the Telkomsel network.

Tiga Jamu Saintifik Siap Diluncurkan

Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional Tawangmangu siap meluncurkan tiga jamu saintifik terbaru. Tiga jamu itu terdiri dari jamu untuk dispepsia atau mag, hemorrhoid atau wasir, dan osteoartritis atau radang sendi.


Jamu saintifikasi diabetes melitus dan hepatoprotektor atau pelindung hati juga disiapkan. Hal itu disampaikan Kepala Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional (B2P2TOOT) Tawangmangu Indah Yuning Prapti, Kamis (5/2), di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Dengan adanya tiga jamu saintifik itu, B2P2TOOT telah menghasilkan lima jamu saintifik. Tahun 2013, dua jamu saintifik diluncurkan yakni jamu untuk hipertensi ringan dan asam urat. "Kami melakukan riset terstandar tanaman obat dan standardisasi bahan jamu. Proses saintifikasi jamu melibatkan jejaring dokter saintifikasi jamu di Indonesia dan 25 perguruan tinggi. Pada 2015, jamu saintifikasi diabetes melitus dan hepatoprotektor disiapkan," kata Indah.

Bukti ilmiah

Kepala Badan Litbang Kesehatan Kementerian Kesehatan Tjandra Yoga Aditama menyatakan, saintifikasi membuktikan khasiat jamu secara keilmuan. Selain terbukti empiris selama ratusan tahun, ramuan jamu yang biasa dikonsumsi masyarakat diuji laboratorium hingga uji coba pada manusia.

Menurut Tjandra, pihaknya meneliti jamu karena jamu adalah budaya bangsa. Sejak dulu nenek moyang melakukan pengobatan dengan memakai jamu. Riset Kesehatan Dasar tahun 2013 menunjukkan, sekitar 30,4 persen rumah tangga di Indonesia masih memanfaatkan pelayanan kesehatan tradisional. 

Sebanyak 77,8 persen di antaranya memanfaatkan jenis layanan kesehatan tradisional keterampilan tanpa alat dan 49 persen memanfaatkan ramuan. Menurut Riskesdas 2010, sekitar 59,12 persen orang Indonesia berusia di atas 15 tahun pernah minum jamu dan 90 persen di antaranya menyatakan jamu bermanfaat.

Selain itu, B2P2TOOT Tawangmangu akan melakukan riset tanaman obat dan jamu (ristoja) tahap kedua tahun ini. Hasil riset ristoja pada 2012 di 26 provinsi di luar Jawa dan Bali mengidentifikasi 15.773 ramuan obat tradisional, mayoritas untuk penyakit terkait perilaku hidup tak sehat seperti demam, sakit kepala, masalah kulit, dan gangguan pencernaan. (ADH)

Sumber: ‎http://m.kompas.com/health/read/2015/02/06/140000723/Tiga.Jamu.Saintifik.Siap 


Sent from my BlackBerry 10 smartphone on the Telkomsel network.
Related Posts with Thumbnails

Synergy Worldwide, Andalkan Vital 3!

Synergy Worldwide, Andalkan Vital 3!
Synergy Worldwide, Andalkan Vital 3!

Skincare: The Revolution in Anti-Aging

Skincare: The Revolution in Anti-Aging
Dokumen Sehat Sinergis

Pilihan Investasi

Pilihan Investasi
Ada dua pilihan: jika Ikut Menjadi Member Bisnis Synergy

Produk Synergy WorldWide

Loading...
Word of the Day

Article of the Day

This Day in History

Today's Birthday

In the News

Quote of the Day

Spelling Bee
difficulty level:
score: -
please wait...
 
spell the word:

Match Up
Match each word in the left column with its synonym on the right. When finished, click Answer to see the results. Good luck!

 

Hangman

Hubungi, kami siap melayani anda:

Untuk info lanjut
hubungi:

Ibu Liong (021-33431704)


Sertifikasi Produk Synergy WorldWide

Produk -produk Synergy / NSP di Indonesia telah terdaftar pada Departemen Kesehatan RI dan memiliki izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM), serta memperoleh sertifikat Halal dari IFANCA (The Islamic Food and Nutrition Council of America) yang disahkan oleh LP POM MUI.